Bertemu Saudara Serumpun (Malaysia)

                        Sebanyak 128 siswa kelas 8 SMPIT Insan Kamil Sidoarjo mengikuti kegiatan bertemu secara virtual dengan 2 sekolah yang ada di Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan Rabu, 31 Maret 2021 mulai pukul 07.30 sampai 14.30. Acara ini adalah rangkaian dari kegiatan Eksplorasi Global dan Sister School. (EKSIS), dengan mengusung tema Menyiapkan Generasi Yang Memiliki Integritas Tinggi dan Berwawasan Global

        Sekolah Malaysia yang menjadi mitra SMPIT Insan Kamil yaitu SMI Al-Hidayah, Perak dan SMI Al-Hira', Jeram Selangor. Biasanya sebelum pandemi SMPIT Insan Kamil mengunjungi sekolah-sekolah tersebut, tetapi kali ini berbeda menggunakan virtual. Namun, juga tidak kalah serunya acara-acara yang disiapkan oleh pengatur acara dari Malaysia.

        Pukul 07.00 pagi seluruh siswa kelas 8 SMPIT Insan Kamil mengikuti breefing pagi untuk persiapan ketika pertemuan virtual dimulai. Semua siswa diberikan pemahaman untuk bisa bersikap sopan dan santun serta selalu membuka kameranya saat acara dimulai. Semua siswa juga diminta aktif untuk kegiatan tersebut. Petugas-petugas yang akan terlibat dalam acara pun sudah mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari koneksi internet dan device yang diperlukan.

        Pukul 07.30 semua siswa masuk di dalam pertemuan virtual bersama sekolah-sekolah Malaysia tersebut. Master Of Ceremony (MC) mulai menyapa guru-guru dan semua siswa SMPIT Insan Kamil yang baru masuk. Ketika semuanya masuk baru acara dimulai oleh MC. Terlihat 220 lebih peserta yang hadir di google meet tersebut. Ini membuktikan bahwa antusias acara ini sangat besar, baik dari SMPIT Insan Kamil sendiri maupun dari Sekolah-sekolah Malaysia.

        Pukul 08.00 tepat acara pun dimulai oleh MC yaitu Adam Helmi yang membuka dengan mengucap Bismillah. Kemudian acara berlanjut dengan sambutan perwakilan sekolah masing-masing. Sambutan dari siswa SMPIT Insan Kamil diwakili oleh Ketua OSIS yaitu Sidqi Firras, kemudian tilawah oleh Bariq Atha Ambara, serta sari tilawah oleh Luqman Hakim.

        Setelah sambutan masing-masing sekolah, kemudian operator memutarkan video persembahan dan perkenalan dari masing-masing sekolah. SMPIT Insan Kamil sendiri menampilkan Tari Saman dan Koreografi Pramuka Insan Kamil. SMI Al-Hira' menampilkan Silat khas Malaysia, sedangkan Al-Hidayah menampilkan video taujih siswa. Selain itu, operator juga menampilkan profil sekolah masing-masing, agar saling mengenal lokasi dan bentuk sekolahannya. 

        Kemudian, siswa-siswa saling berkenalan secara live. Acara ini dipandu oleh Ustad Abu Shahid dari Malaysia. Beliau menggunakan program random name picker untuk mengacak siapa yang akan berkenalan. Jadi, ketika roda diputar kemudian berhenti di nama siswa, maka siswa tersebut yang akan berkenalan. Kegiatan ini sangat menarik perhatian anak-anak dan sangat antusias. Masing-masing siswa dengan percaya diri saling mengenalkan dirinya dan pribadinya. 

        Pada akhir acara barulah perwakilan kepala-kepala sekolah yang memberikan sambutannya. Sambutan dimulai dari Sekolah Al Hira' yang diwakili oleh  Ustadzah Siti Naziah Yahya, Insan Kamil oleh Ustadzah Ani Qotul Uhbah, Al-Hidayah diwakili oleh Ustad Abdul Rahim, Yayasan Al-Hira' oleh Ustad Ishamuddin Ismail, Yayasan Insan Kamil oleh Ustad Helmy Mussa, JSIT Pusat Hubungan Internasional diwakili oleh Ustad M. Rulli, dan Musleh oleh Ustad Amin Megat. Pertemuan pun diakhiri dengan foto bersama di google meet. 

       Dari isi sambutan wakil ketua yayasan maupun kepala sekolah semuanya menghendaki pertemuan ini adalah langkah awal menjalin sebuah pertalian silaturahmi yang akan terus dikembangkan dan dilaksanakan setiap tahunya, tentunya dengan acara-acara yang berbeda. Pertemuan ini juga banyak manfaatnya, baik dari siswa sendiri merasa senang bisa bertemu dan berdialog langsung secara virtual dengan teman dan guru yang ada di Malaysia, serta memiliki wawasan global terkait pendidikan di negara lain. Sedangkan, untuk para guru dan yayasan kegiatan ini salah satu bentuk kerjasama untuk meningkatkan kemajuan sistem pendidikan baik di Indonesia maupun Malaysia. Semoga kegiatan ini akan terus berlangsung baik secara virtual, maupun tatap muka.



   

        

Komentar

Postingan Populer